Dwi
02 Oktober 2026, 16:04 WIB
Last Updated
2026-10-02T09:05:37Z
Prabowo Lantik 25 Watimpres: Ada Rocky Gerung hingga Anwar Usman
Jakarta, RilisOnline.com - Presiden Prabowo Subianto resmi melantik anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026) sore. Pelantikan yang dimulai sekitar pukul ... WIB tersebut berlangsung bersamaan dengan pelantikan Kepala Badan Komunikasi (Bakom) RI.
"Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 127/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Keanggotaan Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia. Dengan rahmat Tuhan Yang Maha Esa, Presiden Republik Indonesia, memutuskan, menetapkan: mengangkat dalam keanggotaan Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia, masing-masing: 1. Pratikno sebagai Ketua merangkap anggota; 2. Muhammad Hatta Rajasa ...", ucap Nanik Purwanti, Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kemensetneg dalam pelantikan di Istana Negara.
Sebelumnya, sejumlah tokoh yang disebut akan mengisi posisi Wantimpres telah berdatangan ke kompleks Istana Kepresidenan sejak siang.
Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah tokoh yang telah hadir antara lain Ida Bagus Purwalaksana, Philip Kuncoro Widjaja, Jusuf Wanandi, Dato Sri Tahir, Budi Gunawan, Jusuf Hamka alias Babah Alun, Soekarwo, Anwar Usman, Anwar Iskandar, Salim Segaf Aljufri, Agum Gumelar, Chairul Tanjung, dan Rocky Gerung.
Selain itu, hadir pula Quraish Shihab dan Said Aqil Siradj serta Mantan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, yang sebelumnya menyatakan dirinya mendapat undangan untuk menghadiri pelantikan Wantimpres—meski mengaku belum mengetahui posisi yang akan diembannya.
"Iya ini saya diundang untuk pelantikan apa Wantimpres ya," kata Pratikno kepada wartawan di Istana.
Sementara itu, Said Aqil Siradj mengatakan dirinya mendapat informasi mengenai penugasan tersebut pada tengah malam. Ia menyatakan ingin memberikan kontribusi untuk negara, terutama dalam bidang agama dan budaya.
"Pak Teddy tadi malam, tengah malam. Saya ingin sumbangkan apa yang bisa saya sumbangkan untuk negara ini terutama masalah agama dan budaya," kata Said Aqil.
Pelantikan Wantimpres ini menjadi pembentukan kelembagaan Wantimpres di era pemerintahan Prabowo. Sebelumnya, Prabowo tidak membentuk Wantimpres setelah dilantik sebagai presiden pada Oktober 2024. Sebagai gantinya, Prabowo melantik sejumlah Penasihat Khusus Presiden pada 22 Oktober 2024.
Secara kelembagaan Wantimpres bertugas memberikan nasihat dan pertimbangan kepada presiden dalam menjalankan kekuasaan pemerintahan negara. Anggota Wantimpres diangkat dan diberhentikan oleh presiden melalui Keputusan Presiden.
Dasar hukum keberadaan Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) tercantum dalam Pasal 16 UUD 1945, yang menyatakan bahwa Presiden membentuk suatu dewan pertimbangan yang bertugas memberikan nasihat dan pertimbangan kepada Presiden, yang selanjutnya diatur dalam undang-undang. Ketentuan tersebut kemudian dijabarkan melalui UU Nomor 19 Tahun 2006 tentang Dewan Pertimbangan Presiden. Dalam aturan tersebut, jumlah Wantimpres terdiri atas seorang ketua merangkap anggota dan delapan orang anggota, sehingga totalnya sembilan orang.
Ketentuan mengenai jumlah anggota tersebut kemudian berubah setelah terbit UU Nomor 64 Tahun 2024 tentang Perubahan atas UU Nomor 19 Tahun 2006 tentang Dewan Pertimbangan Presiden. Undang-undang ini menghapus batas maksimal sembilan anggota. Pasal 7 kini mengatur Wantimpres terdiri atas seorang ketua merangkap anggota dan beberapa anggota yang jumlahnya ditetapkan sesuai kebutuhan Presiden dengan memperhatikan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan. UU tersebut juga mengubah nomenklatur menjadi Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia.
Berikut 25 nama yang dilantik sebagai Watimpres pada hari ini:
Pratikno
Qodari
Hatta Radjasa
Agum Gumelar
Soekarwo
Tahir
Ignasius Jonan
Budi Gunawan
Yusuf Hamka
Said Aqil Siradj
Yahya Cholil Staquf
Quraish Shihab
Anwar Usman
Chairul Tanjung
Bambang Soesetyo
Ibu Sinta Nuryah Wahid
Philip Kuncoro
Ida Bagus
Salim Segaf Aljufri
Budi Tanoe Wibowo
Yusuf Hanandi
Anwar Iskandar
Rocky Gerung
Margarito Kamis
Muhammad Hatta
"Dilansir dari Tirto.id, Jumat (2/10/2026)
Dwi
Caption
Pesan Pembaca
Pesan Pembaca :
Resty
Kami berharap ada liputan mendalam terkait penggunaan dana desa karena realisasi program belum terlihat jelas.
lwan Saputra
Mohon dilakukan peliputan anggaran daerah yang informasinya masih minim agar publik mendapat kejelasan.
Anisa
Kami meminta penyelidikan objektif dana desa agar laporan sesuai dengan kondisi lapangan.
Gunawan
Beberapa proyek desa belum maksimal meski anggaran sudah dialokasikan, perlu penelusuran lanjutan.
Reno
Media independen sangat dibutuhkan untuk mengawal dana desa dan APBD secara transparan.