Iklan

PERISTIWA

Dwi
08 Oktober 2026, 19:51 WIB
Last Updated 2026-10-08T12:53:58Z

1.944 Taruna TNI-Polri Resmi Sandang Pangkat Prajurit Taruna dan Bhayangkara Taruna‎


‎Magelang, RilisOnline.com – Sebanyak 1.944 Taruna TNI dan Polri resmi menyandang pangkat Prajurit Taruna dan Bhayangkara Taruna setelah menyelesaikan Pendidikan Dasar Keprajuritan Integratif selama dua bulan. Upacara wisuda berlangsung khidmat di Lapangan Sapta Marga, Akademi  Militer Magelang, Kamis (8/10/2026).
‎
‎Upacara Wisuda Prajurit Taruna Akademi TNI dan Bhayangkara Taruna Akademi Kepolisian Tahun 2026 dipimpin Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Kalemdiklat Polri Komjen Pol. Rudi Darmoko. Turut hadir Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI Rano Tilaar, S.E., M.M., beserta Ibu Tanya Tilaar, serta pejabat utama TNI dan Polri.
‎
‎Sebanyak 1.944 Taruna yang diwisuda terdiri dari 1.595 Taruna TNI dan 349 Taruna Polri. Rinciannya, 913 Taruna Akademi Militer, 413 Taruna Akademi Angkatan Laut, 269 Taruna Akademi Angkatan Udara, serta 349 Taruna Akademi Kepolisian yang terdiri dari 319 Taruna dan 30 Taruni.
‎
‎Prosesi diawali dengan penyambutan dan pemeriksaan pasukan, dilanjutkan pengukuhan dari Calon Prajurit Taruna menjadi Prajurit Taruna dan Bhayangkara Taruna. Kegiatan dilanjutkan dengan penyematan tanda pangkat kepada perwakilan Taruna terbaik dari masing-masing matra dan pengambilan sumpah sebagai ikrar pengabdian kepada bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
‎
‎Dalam amanatnya, Panglima TNI menekankan pentingnya pendidikan integratif sebagai fondasi soliditas TNI-Polri.
‎
‎“Pendidikan dasar integratif ini bukan sekadar pembentukan fisik, tetapi fondasi untuk membangun soliditas dan sinergitas TNI-Polri sejak dini. Dari Chandradimuka inilah lahir calon-calon pemimpin yang memiliki pola pikir, sikap, dan karakter sebagai prajurit pejuang dan Bhayangkara negara yang profesional,” ujar Panglima TNI. dilansir dari portal komando, Kamis (8/10/2026).
‎
‎Lebih lanjut, Panglima TNI mengingatkan kompleksitas tantangan ke depan.
‎
‎“Perkembangan lingkungan strategis saat ini menghadirkan tantangan yang semakin kompleks. Ancaman tidak lagi hanya konflik bersenjata, tetapi juga serangan siber, disinformasi, kejahatan lintas negara, hingga bencana. Karena itu, saya menuntut generasi TNI dan Polri yang adaptif, menguasai teknologi, serta mampu bergerak cepat dan terpadu dalam menghadapi setiap tantangan bangsa,” tegas Jenderal TNI Agus Subiyanto.
‎
‎Kemampuan para Taruna kemudian ditampilkan melalui demonstrasi keterampilan, di antaranya penampilan Genderang Suling Canka Lokananta, marching band, bela diri  militer, senam senjata, dan ketangkasan keprajuritan.
‎
‎Rangkaian kegiatan ditutup dengan parade dan defile di hadapan Panglima TNI, pejabat TNI-Polri, serta orang tua dan keluarga. Suasana haru dan bangga menyelimuti lapangan ketika para Taruna berkesempatan bertemu dan memeluk orang tua masing-masing.
‎
‎Menutup amanatnya, Panglima TNI memberikan pesan khusus kepada seluruh Taruna.
‎
‎“Jaga semangat, disiplin, dan rasa tanggung jawab. Pendidikan yang kalian tempuh hari ini adalah bekal untuk memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Ingat, pangkat yang kalian sandang hari ini adalah amanah rakyat,” pesan Panglima TNI. (*)