Dwi
24 September 2026, 11:02 WIB
Last Updated
2026-09-24T04:03:58Z
Polri Layani Penyampaian Unjuk Rasa Hari Ini, Jamin Ruang Demokrasi
Jakarta, RilisOnline.com - Sejumlah aksi demonstrasi dijadwalkan berlangsung di Jakarta hari ini. Polri memastikan kesiapannya mengawal dan melayani masyarakat yang hendak menyampaikan aspirasi.
Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir menegaskan Polri mengedepankan pendekatan humanis dalam mengawal aksi unjuk rasa. Dia menegaskan komitmennya menjamin ruang demokrasi tetap terbuka, sekaligus memastikan mobilitas warga tetap berjalan aman dan lancar.
"Polri menghormati dan menjamin ruang masyarakat untuk menyampaikan aspirasi sebagai bagian dari kehidupan demokrasi. Kehadiran Polri adalah untuk melayani dan mengawal agar penyampaian pendapat dapat berlangsung secara aman, damai, tertib, dan bertanggung jawab, dengan tetap memperhatikan hak masyarakat lainnya," kata Isir dalam keterangannya, dilansir dari detikNews, Kamis (24/9/2026).
Isir menyebut ruang publik merupakan sarana bersama yang dipakai masyarakat untuk berbagai keperluan. Karena itu, Polri berharap penyampaian aspirasi dapat berjalan berdampingan dengan aktivitas publik lainnya.
"Demokrasi memberikan ruang bagi setiap warga negara untuk menyampaikan pikiran dan aspirasinya. Pada saat yang sama, ruang publik juga menjadi tempat masyarakat menjalankan berbagai aktivitas. Karena itu, mari kita bersama-sama menjaga agar hak menyampaikan pendapat dapat berjalan, tanpa mengganggu hak masyarakat lainnya," harapnya.
Polda Metro Jaya, kata dia, telah mematangkan kesiapan personel dalam pelayanan di lapangan. Langkah tersebut mencakup pemetaan penempatan personel, pengawalan konsentrasi massa, sistem komando operasi, hingga rekayasa lalu lintas untuk meminimalisir agar kemacetan.
"Polri hadir untuk melayani seluruh masyarakat. Kepada saudara-saudara kita yang menyampaikan aspirasi, kami memberikan ruang dan pelayanan agar dapat menyampaikan pendapat dengan aman dan tertib. Kepada masyarakat lainnya, kami juga memastikan aktivitas, mobilitas, pekerjaan, pendidikan, dan kegiatan sosial tetap dapat berjalan," jelasnya.
Lebih lanjut, Isir mengimbau para peserta aksi untuk menaati ketentuan hukum, menghindari provokasi, serta tidak mudah terpengaruh oleh isu maupun kabar bohong yang belum terverifikasi di media sosial.
"Demokrasi akan tumbuh dengan baik ketika ruang perbedaan dapat dikelola dengan saling menghormati. Karena itu, mari kita jaga bersama suasana yang aman, damai, dan tertib. Aspirasi dapat disampaikan dengan tegas, namun tetap dengan cara-cara yang bertanggung jawab dan menghormati hak warga negara lainnya," imbau Isir.
"Polri untuk demokrasi berarti Polri hadir untuk melayani, mengawal, dan menjaga agar ruang demokrasi dapat digunakan masyarakat dengan baik. Mari kita bersama-sama menjaga persatuan, menghormati perbedaan, dan memastikan penyampaian aspirasi maupun aktivitas masyarakat lainnya dapat berjalan secara aman, damai, tertib, dan nyaman," ungkapnya.
Aksi di Sejumlah Titik
Polda Metro Jaya menyiapkan personel gabungan untuk mengawal aksi massa buruh di sejumlah titik di Jakarta hari ini. Pengamanan tersebut melibatkan personel gabungan dari Polri, TNI, Pemprov DKI, hingga Pamdal DPR-MPR.
"Sebanyak 26.386 personel gabungan dari kepolisian, TNI, Pemprov DKI, dan Pamdal DPR-MPR untuk kesiapan di 99 kegiatan masyarakat," jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Kamis (24/9).
Budi menjelaskan ada 99 aksi yang digelar di wilayah hukum Polda Metro Jaya pada hari ini. Sebanyak 73 di antaranya merupakan aksi penyampaian pendapat.
"Ada 99 kegiatan aktivitas masyarakat, terdiri dari 73 penyampaian pendapat di muka umum dan 26 kegiatan masyarakat lainnya," katanya.
Budi merinci personel yang turun pada hari ini. Ada 4.020 personel yang diturunkan di kawasan Monas, 4.051 personel di kawasan Jalan Thamrin, serta 3.663 personel di kawasan gedung DPR.
"Adapun kegiatan masyarakat tersebut, penyampaian aspirasi di sekitar Monas dan Silang Selatan dipersiapkan 4.020 personel. Sekitar Bundaran HI, Dukuh Atas, Thamrin 4.051 personel. DPR dan MPR 3.663 personel," ujar dia. (*)
Dwi
Caption
Pesan Pembaca
Pesan Pembaca :
Resty
Kami berharap ada liputan mendalam terkait penggunaan dana desa karena realisasi program belum terlihat jelas.
lwan Saputra
Mohon dilakukan peliputan anggaran daerah yang informasinya masih minim agar publik mendapat kejelasan.
Anisa
Kami meminta penyelidikan objektif dana desa agar laporan sesuai dengan kondisi lapangan.
Gunawan
Beberapa proyek desa belum maksimal meski anggaran sudah dialokasikan, perlu penelusuran lanjutan.
Reno
Media independen sangat dibutuhkan untuk mengawal dana desa dan APBD secara transparan.