Dwi
08 Agustus 2026, 14:26 WIB
Last Updated
2026-08-08T07:26:34Z
Harga Emas Antam Terbang Rp40 Ribu, Tembus Rp2,69 Juta per Gram
Bandar Lampung, RilisOnline.com - Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) kembali mencatat kenaikan signifikan pada perdagangan Sabtu (8/8).
Mengacu laman resmi Logam Mulia, harga emas Antam hari ini berada di level Rp2.690.000 per gram, atau melonjak Rp40.000 dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Kenaikan juga terjadi pada harga pembelian kembali atau buyback. Harga buyback emas Antam tercatat naik Rp50.000 menjadi Rp2.511.000 per gram.
Dengan demikian, terdapat selisih Rp179.000 antara harga jual emas Antam dengan harga buyback.
Adapun harga emas batangan Antam untuk sejumlah pecahan pada perdagangan hari ini, belum termasuk pajak, sebagai berikut:
0,5 gram: Rp1.395.000
1 gram: Rp2.690.000
2 gram: Rp5.320.000
3 gram: Rp7.955.000
5 gram: Rp13.225.000
10 gram: Rp26.395.000
25 gram: Rp65.862.000
50 gram: Rp131.645.000
100 gram: Rp263.212.000
250 gram: Rp657.765.000
500 gram: Rp1.315.320.000
1.000 gram: Rp2.630.600.000
Sebagai catatan, transaksi emas batangan mengikuti ketentuan perpajakan sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 48 Tahun 2023.
Transaksi pembelian maupun penjualan kembali emas batangan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 dengan tarif berbeda bagi pemegang dan non-pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).
Pemegang NPWP dikenakan tarif sebesar 0,25 persen, sedangkan konsumen tanpa NPWP dikenakan tarif 0,5 persen.
Kenaikan harga emas Antam menjadi perhatian bagi masyarakat yang menjadikan emas sebagai instrumen investasi maupun lindung nilai di tengah dinamika harga emas. (Red)
Dwi
Caption
Pesan Pembaca
Pesan Pembaca :
Resty
Kami berharap ada liputan mendalam terkait penggunaan dana desa karena realisasi program belum terlihat jelas.
lwan Saputra
Mohon dilakukan peliputan anggaran daerah yang informasinya masih minim agar publik mendapat kejelasan.
Anisa
Kami meminta penyelidikan objektif dana desa agar laporan sesuai dengan kondisi lapangan.
Gunawan
Beberapa proyek desa belum maksimal meski anggaran sudah dialokasikan, perlu penelusuran lanjutan.
Reno
Media independen sangat dibutuhkan untuk mengawal dana desa dan APBD secara transparan.