Lampung Selatan - Rilisonline.com – Pemerintah Desa Siring Jaha, Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan, terus mengoptimalkan pembangunan desa melalui program ketahanan pangan, peningkatan pelayanan kesehatan, serta pencegahan stunting sebagai bagian dari dukungan terhadap program prioritas pemerintah.
Kepala Desa Siring Jaha, Rusli, yang menjabat sejak September 2017 dan kini memasuki periode kepemimpinan keduanya hingga 2031, mengatakan bahwa pemerintah desa terus berupaya memanfaatkan Dana Desa secara tepat sasaran agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Pada Tahun Anggaran 2025, Pemerintah Desa Siring Jaha memfokuskan program ketahanan pangan melalui BUMDes Pelita Karya. Program tersebut memanfaatkan lahan BUMDes seluas sekitar 2.600 meter persegi untuk pengembangan sektor pertanian dan peternakan, yakni budidaya tanaman cabai dan peternakan kambing.
"Ketahanan pangan menjadi salah satu fokus pembangunan desa. Melalui BUMDes Pelita Karya, kami mengembangkan budidaya cabai dan peternakan kambing agar dapat memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Siring Jaha," ujar Rusli.
Memasuki Tahun Anggaran 2026, Pemerintah Desa Siring Jaha juga memprioritaskan pembangunan di bidang kesehatan melalui pembangunan Posyandu Dusun 2 Seputih yang bersumber dari Dana Desa Tahap I Tahun 2026. Pembangunan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi ibu hamil, balita, lansia, dan masyarakat.
"Pembangunan Posyandu Dusun 2 Seputih merupakan bentuk komitmen pemerintah desa dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat. Kami berharap fasilitas ini dapat memberikan pelayanan yang lebih baik, terutama bagi ibu dan anak sebagai generasi penerus desa," kata Rusli.
Selain pembangunan fisik, Pemerintah Desa Siring Jaha juga menggelar Rembug Stunting Tahun 2026 sebagai langkah mendukung program prioritas Pemerintah Pusat dalam percepatan pencegahan dan penurunan angka stunting. Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader Posyandu hingga masyarakat.
Sebagai upaya mendukung program prioritas Pemerintah Pusat dalam pencegahan stunting, kami menggelar Rembug Stunting Tahun 2026. Melalui kegiatan ini kami ingin memperkuat sinergi seluruh pihak agar upaya pencegahan stunting dapat berjalan lebih efektif, sehingga anak-anak di Desa Siring Jaha tumbuh sehat, cerdas, dan berkualitas," imbuh nya.
"Meskipun alokasi Dana Desa mengalami pemangkasan hingga sekitar 30 persen, Pemerintah Desa Siring Jaha tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kami akan memprioritaskan program-program yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat, baik di bidang ketahanan pangan, kesehatan, maupun pembangunan lainnya," ujar Rusli.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan budaya gotong royong yang telah menjadi ciri khas desa.
"Saya mengajak seluruh masyarakat untuk terus menghidupkan kembali semangat gotong royong di masing-masing dusun. Pembangunan desa tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah desa, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh masyarakat. Dengan kebersamaan, tantangan apa pun dapat kita hadapi," lanjutnya.
Rusli menegaskan bahwa Pemerintah Desa Siring Jaha siap mendukung visi pembangunan Kabupaten Lampung Selatan di bawah kepemimpinan Bupati melalui program Desa HELAU.
"Kami siap mendukung program Bapak Bupati Lampung Selatan menuju Desa HELAU, yaitu desa yang Hijau, Elok, Lestari, Aman, dan Unggul. Semoga dengan sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat, Desa Siring Jaha dapat terus berkembang dan memberikan kesejahteraan bagi seluruh warganya," tutup Rusli.
